mapay jagat… meuntas sagara… ngalayang di awang-awang…

petualangan

Catatan Seorang Backpack Volunteer

Kabanjahe, 4 September 2010

Shubuh kemarin Sinabung meletus lagi. Yang ketiga kalinya dalam sepekan ini, dan lebih besar dari sebelumnya. Otomatis warga yang sebelumnya pulang mulai berdatangan kembali ke pengungsian. Jumlah pengungsi pun bertambah menjadi sekitar 20000 jiwa yang tersebar di 25 lokasi pengungsian. Bertambahnya jumlah pengungsi tersebut tidak diimbangi dengan kapasitas air, MCK, dan sanitasi yang memadai. Jelas, ini menjadi masalah yang sangat krusial. Bagaimana pun, air tetap merupakan kebutuhan primer untuk makhluk hidup. Di hari ke-6 ini, kondisi tiap pengungsian semakin memprihatinkan untuk masalah sanitasi. Anak-anak mulai membuang hajat di tanah, sehingga menimbulkan bau busuk.

Sebenarnya kondisi ini miris. Bantuan logistik dari pemerintah maupun donatur sangat banyak, bahkan menumpuk. Sehingga, ketika pertama kali ke lokasi pengungsian, dana bantuan yang kami bawa dari Bandung, kami tahan dulu. Setelah melakukan koordinasi dengan relawan lain yang ada di sini, akhirnya kami putuskan untuk menyumbang torrent air plus pernak-perniknya. Tapi kami hanya bisa memberikan 1 paket ditambah dari PKPU 5 paket jadi total 6 paket. Sedangkan kebutuhannya 13 paket jika 1 paket untuk 1 lokasi pengungsian. Jadi, masih butuh 7 paket lagi. Saat ini, kami sedang berusaha melakukan penggalangan dana juga.

Ok. Mungkin baru ini saja yang dapat kami laporkan. Untuk ke depannya, kita bisa fokus memberikan bantuan air jika terjadi bencana. Dan untuk penggalangan dana, kita bisa menggunakan nama “Air untuk Negeri” atau “Air untuk Indonesia” atau apa pun agar bisa di-marketingkan.

Terima kasih.

- TRC KORSA untuk Sinabung -


Ekspedisi Merah Putih (01): Just an intro

“Ekspedisi Merah Putih” adalah pendakian Gunung Gede yang saya lakukan pada tanggal 19-20 Mei 2008, bertepatan dengan 100 tahun Kebangkitan Nasional. Jujur aja, sebenarnya pemilihan waktu ini tidak disengaja. Saya hanya berjanji pada seorang kawan bahwa saya akan pergi ke Gede bulan ini.

Sekilas tentang Gunung Gede

Gunung Gede (2958 mdpl) merupakan salah satu gunung yang terletak di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi. Gunung Gede berada dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP). Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18°c dan di malam hari suhu puncak berkisar 5°c, dengan curah hujan rata-rata 3.600 mm/tahun. Penyebutan nama Gunung Gede biasanya disandingkan dengan nama Pangrango karena memang satu kesatuan, satu gunung dengan dua puncak, Gede (2958 mdpl) dan Pangrango (3019 mdpl). Para pendaki lebih sering menuju puncak Gede karena pemandangan alamnya yang memiliki 3 kawah, Lanang, Wadon, dan Ratu. Sedangkan puncak Pangrango masih berupa hutan. (lagi…)


Back to Gede

Pertama kali ke Gunung Gede itu satu tahun yang lalu, 1 Juli 2007. Hari ini, gw bakal ke sana lagi, insya Allah sampai di puncak tanggal 20 Mei 2008, pas 100 tahun kebangkitan nasional. Berbeda dengan tahun kemarin, hari ini tim yang berangkat cuma 3 orang (gw, Day, Puji), maklumlah lagi musim UAS.

Yang namanya naek gunung, emang bikin ketagihan. Cape, lelah, pegel, emang pasti kerasa. Tapi kenikmatan dan kebanggaan setelah tiba di puncak, lebih dari cukup untuk membayar itu semua.

Ok… wait for my next story from Gede!


Yang Mesti disiapin untuk Mendaki Gunung

Berhubung gw seneng banget sama kegiatan alam bebas (bahasa kerennya outdoor activities) semacam hiking, backpacking, camping, termasuk naek gunung, maka postingan pertama ini gw bikin buat mereka yang punya hobi sama tapi masih amatiran (kayak gw juga). Biar gampang, gw bikin per poin aja.

1. Latihan fisik. Jelas dong, penting banget. Masa’ pendaki gunung lemah sih. Yang ga pernah olahraga, mulailah rutin OR tiap hari, terutama lari, buat nguatin otot kaki. Senam dasar buat nguatin otot-otot yang lain juga ga kalah penting. soalnya waktu qta mendaki, seluruh badan ikut gerak.

2. Survey dan cari info. Tiap gunung punya karakteristik masing-masing, sehingga qta perlu mengumpulkan info sebanyak mungkin tentang gunung yang bakalan qta daki. Informasi yang qta perlukan antara lain: ketinggian gunung, perkiraan waktu tempuh, kondisi alam, termasuk perizinan. Beberapa gunung merupakan taman nasional (seperti Taman Nasional Gede-Pangrango, TNGP) yang mengharuskan qta memiliki surat izin pendakian. Dengan informasi yang qta miliki, qta dapat menentukan peralatan dan perlengkapan apa saja yang perlu dibawa.

3. Persiapan mental. Anything can happen in wilderness. Prinsip ini harus dipegang oleh setiap pendaki gunung. Qta harus siap dengan apa pun yang akan terjadi, termasuk yang terburuk. Sudah banyak kasus kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa para pendaki, bahkan hingga hari ini ada yang jasadnya tidak ditemukan.

Ok… berikut ini peralatan dan perlengkapan yang perlu dibawa.

1. Perlengkapan kelompok/tim pendaki: tenda, kompor (gas/parafin), perlengkapan masak, bendera*, gula jawa, garam, kamera

2. Perlengkapan pribadi: pakaian lapangan, pakaian cadangan, jaket, ponco, sleeping bag, matras, carrier/ransel, kaos kaki (+cadangan), sepatu lapangan, sendal jepit*, perbekalan (makanan, minuman, snack), lotion*, trash bag, tali, senter, kupluk, sarung tangan

3. Perlengkapan navigasi: alat tulis, kompas, peta, busur derajat, mistar, jangka

*optional

Untuk sementara ini dulu, kalo ada yang kurang bakal gw tambahin. Selamat mendaki ya!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.