tentang sahabat
Kumulai dengan “Bismillaahirrahmaanirrahiim…”
Jika aku ditanya apa salah satu nikmat yang sangat aku syukuri, maka akan kujawab: SAHABAT. Kenapa? Banyak hal yang membuat aku begitu menghormati mereka. Sebagian ada yang menguatkanku, sebagian mencerahkan hari-hariku, sebagian membuatku merasa ‘ada’, dan lain sebagainya. Mereka semua memang ‘gila’, jahil, mengesalkan, kadang bodoh, tapi tak bisa kupungkiri kalau mereka semua hebat… di bidang masing-masing.
Aku belajar banyak hal dari mereka. Tentang kuliah, tentang bisnis, tentang hidup, tentang cinta, bahkan tentang kematian. Interaksi dengan para sahabat yang berbeda setiap harinya membuatku semakin arif menyikapi perbedaan. Mereka semua beda. Tak ada satu pun yang sama. Tidak semua sahabatku Muslim, sunda, atau ganteng (macam aku ini… hehe). Semakin dalam aku mengenal mereka, semakin dalam pula aku menyadari kehebatan mereka.
Alhamdulillah. Tak hentinya aku bersyukur tiap kali mengingat kembali kenanganku bersama sahabat-sahabatku. Sejak SD hingga masa kuliah saat ini. Bahkan sempat pula aku menangis di satu malam karena aku tahu tak mudah mengulang kembali semua hal yang telah terjadi. Aku sadar, sahabat-sahabat lamaku hanya akan menjadi penghias dinding memori otakku yang pelupa, lalu mungkin hilang seiring bertambahnya usia. Aku sungguh tak ingin hal ini terjadi. Mereka terlalu hebat untuk dilupakan. Maka, untuk para sahabatku, kupersembahkan tulisan ini.
Aku tidak menulis berdasarkan siapa yang paling hebat atau gila, jadi tidak perlu khawatir meski kutulis terakhir.



komen anyar